Jumat, 16 September 2011

Islam Adalah Agama Yang Fitrah 2

By. Moh. Irham 
BAB I
PENDAHULUAN


A.                 Latar Belakang Masalah
Sebelum datangnya agama Islam, banyak agama yang di peluk oleh masyarakat di dunia ini, seperti Hindu, Budha, Kristen, dll. Sehingga banyak aliran dan keyakinan dalam menyembah Tuhan. Bahkan dalam toleransi maupun kebebasan dalam beragamapun tidak ada. Yang ada hanyalah pemaksaan dalam memeluk agama.
Dengan datangnya agama Islam masyarakat dapat mengetahui dan merasakan kebebasan dalam memeluk agama. Meskipun dalam kenyataannya banyak para orang orientalis yang ingin mengahancurkan agama Islam, bahkan dengan sengaja ingin memporak-porandakan ajaran Islam dengan mempelajari kemudian menghancurkan secara perlahan-lahan.

B.                 Rumusan Masalah
1.          Pengertian Islam adalah Islam yang fitrah
2.          Mengapa Islam dikatakan sebagai agama yang fitrah dan apa dalilnya?

C.                 Tujuan Penulisan
1.          Agar mengetahui pengertian Islam adalah agama yang fitrah
2.          Mengetahui alasan-alasan mengapa Islam itu dikatakan agama yang suci.
D.                Sistematika Pembahasan
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I    : PENDAHULUAN
A.         Latar Belakang Masalah
B.         Rumusan Masalah
C.         Tujuan Penulisan
D.         Sistematika pembahasan
BAB II   : PEMBAHASAN
A.         Definisi Agama Islam
B.         Dalil-dalil Yang Menyatakan Islam Agama Yang Fitrah
BAB III : PENUTUP
A.         Kesimpulan
B.         Saran
DAFTAR PUSTAKA


























BAB II
PEMBAHASAN

A.                 Definisi Agama Islam
Dien (religion) itu agama, akan tetapi berbeda pengertiannya dengan apa yang dipahami oleh orang tentang istilah agama. Agama berasal dari dua kata, yakni A yang berarti tidak dan GAMA yang berrti kacau. Jadi agama adalah sekedar tidak ada kekacauan.
Pengertian Ad-Dien atau agama adalah konsep aqidah Islam tentu berbeda. Kita meyebut Islam sebagai agama, tetapi konsepnya bukan seperti orang sekuralis, melainkan agama dalam arti sebuah sistem yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Agama Islam bukan semata-mata terkurung dalam wilayah penyembahan menusia terhadap Tuhannya saja, melainkan termasuk juga semua jenis peraturan dan undang-undang yang Allah ciptakan.
Agama Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, baik dalam hal aqidah, syari’at, ibadah, mu’amalah dan lainnya. Islam merupakan agama yang mengimani satu Tuhan yaitu Allah. Agama ini termasuk agama Samawi (Agama yang dipercayai oleh para pengikutnya diturunkan dari langit) dan termasuk golongan agama Ibrahim. Pengikut agama Islam disebut muslim. Islam mengajarkan pengikutnya bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para Nabi dan Rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir yang diutus kedunia oleh Allah.

B.                 Dalil-dalil Yang Menyatakan Islam Agama Yang Fitrah
Islam merupakan agama yang terbaik dan paling sempurna untuk semua umat manusia. Ini karena Islam itu datangnya dari Allah, manakala agama-agama lain semuanya bikinan manusia (sudah tidak murni lagi karena sudah tercampur dengan pemikir-pemikir ahli agamanya, yang kemudian dimasukkan kedalam kitab pegangannya). Islam adalah agama yang lengkap dan sesuai dengan fitrah manusia dan satu-satunya agama yang diridhoi dan diakui kebenarannya oleh Allah SWT, sebagaimana firman Allah yang terdapat dalam Qs. Ali Imran ayat : 19
Artinya : 
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
             Jadi jelaslah bahwa agama yang sesuai dengan fitrah manusia dan diridhai Allah adalah agama Islam, dan barang siapa yang mengingkari kebenaran agama Islam berarti orang tersebut dalam kebathilan dan merugi. Sebagaimana Firman Allah dalam Qs. Ali Imran ayat : 85
Artinya  
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi.
            Kita lihat apa kata Al Qur’an terhadap agama-agama lain : “Wahai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu. Dan janganlah kamu menyatakan kepada Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (terjadi dengan) kalimat-Nya yang disampaikan melalui Maryam, dan dengan (tiupan roh) daripada-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya, dan janganlah kamu mengatakan “Tuhan itu tiga”. Berhentilah (dari ucapan itu). Itu adalah lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah adalah ialah Tuhan yang Esa. Maha suci Allah dari pada mempunyai anak. Segala yang ada dilangit dan dibumi adalah kepunyaan Allah. Cukuplah Allah menjadi pemelihara”. Hal ini terdapat dalam Qs. An Nisa’ : 171
Artinya :   
Wahai ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari Ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa, Maha suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. cukuplah Allah menjadi Pemelihara.
            Ayat tersebut menjelaskan bahwa kaum ahli kitab berlebih-lebihan dan melampaui batas dalam agamanya. Mengatur suatu perkataan dan mengatakan bahwa apa yang ia katakan berasal dari Allah, sebagaimana peristiwa kejadian Nabi Isa. Padahal Allah itu Tuhan yang maha Esa, bukan seperti perkataan yang mereka katakana bahwa Tuhanada tiga.
            “Orang Yahudi dan Nasrani mengatakan “Kami adalah anak-anak Allah dan kekasihnya”. “katakanlah“ Mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu? (kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasihnya), tetapi kamu adalah manusia biasa antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan kepunyaan Allahlah kerajaan antara keduanya dan kepada Allahlah kmbali segala sesuatu”. (Qs. Al Maidah :18)
Artinya :   
Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. dan kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
Qs. At Taubah : 30
 
            Dalam ayat diatas, jelas sekali bahwa Allah meolak agama-agama bikinan fikiran manusia. Karena ia tidak sesuai dengan tujuan penciptaan manusia. Secara logika kita dapat melihat bagaimana agama-agama lain yang dibentuk tidak sesuai dengan fitrah dan kejadian manusia.
1.          Kristian misalnya mengatakan Tuhan itu tiga, tiga dalam satu, satu pecah tiga. Sepatutnya Tuhan hanya satu dan Esa, supaya pentadbiran langit dan bumi ini berjalan dengan satu arahan dan menuju kepada satu tujuan. Kalaulah Tuhan itu tiga, Tuhan yang mana satukah menguasai dan mentadbir alam ini sebenarnya ?
2.          Paderi-paderi Kristian dan Nun tidak boleh berkawin. Sedangkan keinginan untuk berkawain adalah fitrah manusia. Siapa yang menentang fitrah manusia berarti tersiksa dan menderita hidupnya. Karena itu kita sering mendengar Paderi-paderi Kristian yang kononnya tidak boleh kawin, terlibat dengan kes zina  dan perogolan. Itukah bukti bahwa agama yang mereka ikuti tidak mengisi tuntutan fitrah murni manusia. Lalu mereka membelakangkan agama dan menunaikan tuntutan fitrah secara berahasia karena takut malu.
3.          Agama Budha juga bertentangan dengan fitrah manusia karena siapa yang serius dalam agama itu pasti menjadi peminta sedekah kepada masyarakat. Dengan penuk sebiji, berjalan tanpa malu, pergilah mereka mengutip makana daripada siapa yang ingin memberi. Ini sangat memalukan. Bukankah pengemis itu lambang rendah dan hanya image seseorang. Agama Budha juga tidak membenarkan Sami-saminya kawin. Ini bertentangan dengan kemauan semula jadi manusia.
4.          Agama Hindu juga sama dengan agama-agama lain, tidak ada syari’at atau peraturan yang tertentu yang dapat menjamin kemurnian hidup manusia. Artinya agama ini tidak dapat memberi garis panduan yamg jelas dan tepat untuk membolehkan seseorang itu mengatur  hidup sebagai penganut Hindu. Agamanya berkisar didalam hal-hal ibadah dan upacara-upacara keramaian. Ia banyak mengambil kaedah hidup agama lain untuk diikuti.
Jadi nyatalah bahwa agama selain agama Islam sudah tidak murni lagi ajaran agamanya karena sudah bercampur dengan pemikiran ahli kitab yang kemudian dimasukkan kedalam ajaran agamanya. Hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam firmannya, yang terdapat dalam Qs. Ali Imron : 70
Artinya :   
Hai ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, Padahal kamu mengetahui (kebenarannya).
Ayat tersebut menjelaskan bahwa kaum Yahudi dan Nasrani, telah mencampur adukan agama benar yang Allah beri kepada kaum Yahudi dan Nasrani, dengan hokum-hukum p[alsu yang dibikin oleh ketua-ketua agama Nasrani maupun Yahudi, dan mereka menyembunyikan kebenaran tersebut dalam kitab agama mereka tentang kedatangan Muhammad, padahal kamu tahu bahwa perbuatan itu salah.
Segolongan kaum pendeta Yahudi dan Nasrani berkata diantara mereka sendiri, hendaklah sebagian diantara kamu beriman di siang hari, kepada ayat yang diturunkan kepada kaum Mukmin dan tunjukkanlah bahwa kamu beriman betul-betul, tetapi pada petangnya hendaknya kamu tunjukkan bahwa kamu kufur terhadap agama itu. Supaya orang-orang yang masuk Islam kembali keagama masing-masing. Hal in dapat kita lihat bahwa seorang yang beragama Yahudi maupun Nasrani sebenarnya menyamarkan suatu kebenaran sebagaimana firman Allah dalam Qs. Ali Imron : 71
Artinya :   
Hai ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan Menyembunyikan kebenaran, Padahal kamu mengetahuinya?
Umat Islam juga percaya bahwa Islam adalah agama yang dianut oleh seluruh Nabi dan Rasul utusan Allahsejak masa Nabi Adam As. Dengan demikian tentu saja Nabi Ibrahim As juga menganut agama Islam. Sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an surat  Al Baqarah ayat 130-132
Artinya :   
130. dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya[90] di dunia dan Sesungguhnya Dia di akhirat benar-benar Termasuk orang-orang yang saleh. 131. ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam". 132. dan Ibrahim telah Mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".
Dengan demikian agama Islam merupakan agama yang sifatnya universal dan sesuai dengan fitrah manusia. Firman Allah dalam Qs. Ar Rum:30

Maka hadapkanlah wajahmu dengan Lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
Islam adalah agama yang terbaik dan yang paling sempurna untuk umat manusia. Karena dalam Islam diajarkan seluruh apa yang ada dikehidupan manusia, hal ini mempunyai tujuan agar tercapainya kemaslahatan umat. Firman Allah dalam Qs. Al Maidah : 3
Islam membawa dasar agama tauhid, akhlak, dan ajaran yang berhubungan dengan aspek jiwa, akal, materi dan sosial. Islam adalah agama yang sesuai dengan kefitrahan manusia. Fitrah manusia itu adalah sejauh apapun ia berjalan menyelisihi fitrah kemanusiaanya, ia akan berusaha mencari jalan kembali. Fitrah manusia adalah pada Al Khair (jalan kebaikan). Dan Al Khair itu adalah Al Islam.
Islam memberikan aturan-aturan yang luhur dan teguh serta moralita yang berdasarkan pada pengetahuan yang diluar tentang alam insani. Islam memberikan sumber ketentraman jiwa bagi kehidupan manusia yang dalam perjuangan hidup.
Bukti bahwa syari’at Allah sesuai dengan fitrah manusia.
1.          Manusia suka menghambakan diri kepada tuannya yang menolong, melindungi dan mengambil berat tentangnya. Atau dengan kata lain manusia rela untuk mengabdikan dirinya kepada siapa yang dicintainya. Dalam fitrahnya manusia adalah seorang hamba Allah karena memang Allah menjadikan manusia untuk menyembahnya. Firman Allah dalam Qs. Az Zariat : 56
Artinya :     
dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
2.          Manusia ingin menambah ilmu. Ingin mencari pengalaman dan ingin menjadi pandai. Maka Islam datang menggalakkan dan mengajar bagaimana manusia boleh mengisi fitrah tersebut. Firman Allah dalam Qs. Al An’am : 11
Artinya :    
Katakanlah: "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu."

Dan didalam hadits Nabi Muhammad SAW beliau bersabda :
طلب العلم فر يضة على كل مسلمين ومسلما ت
3.          Manusia ingin kepada kekayaan, sebagaimana firman Allah dalam Qs. Al Jumu’ah : 10
Artinya :   
apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Disamping itu ada pula hadits Rasulullah yang menerangkan bahwa manusia itu suka terhadap kekayaan dan menyuruh untuk mencari rizki dalam perniagaan (berdagang). Yang artinya “Berniagalah karena sembilan persepuluh dari rizki itu ada didalam perniagaan”.
Mencari kekayaan sebanyak apapun dalam Islam itu dibenarkan. Tetapi syaratnya hendaklah senantiasa mengingat Allah dan melaksanakan segala perintahnya.
Begitulah keindahan dan kesempurnaan Islam. Setiap perkara dilihat dan ditinjau sedalam-dalamnya serta diberi penjelasan. Hanya dalam satu agama yang system hidupnya benar dan sebaik-baiknya untuk diikuti. Maka kita yang dari lahir kedunia ini langsung menganut agama Islam, agama yang diridhoi oleh Allah patut bersyukur dan rasa syukur kita itu kita aplikasikan dengan menjalani syari’at Islam dengan taat. Dan apabila manusia telah kenal Allah dan menunaikan segala fitrahnya menurut yang Allah aturkan, niscaya manusia itu akan bahagia di dunia dan akhirat.   




















DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... i
KATA PENGANTAR ....................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii

BAB I   : PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang Masalah ...................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah ................................................................................ 1
C.     Tujuan Penulisan ................................................................................... 1
D.    Sistematika Pembahasan ...................................................................... 1

BAB II  : PEMBAHASAN
A.     Definisi Agama Islam ............................................................................ 3
B.     Dalil-dalil Yang Menyatakan Islam Agama Yang Fitrah .................... 3

BAB III : PENUTUP
A.     Kesimpulan .......................................................................................... 12
B.     Saran .................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA













 

2 komentar:

  1. Betway Casino Resort Spa - MapYRO
    Find the best value on your trip. Get details for the 공주 출장안마 best deals at Betway Casino 군산 출장마사지 Resort Spa in 울산광역 출장마사지 Temecula. 충청남도 출장샵 Hotel. 여수 출장마사지

    BalasHapus